Banyak orang menginginkan untuk bekerja di GOOGLE (menjadi GOOGLER dan NOOGLER). Mengapa?

– Karena lingkungan kerja yang nyaman

– Karena fasilitas kerja yang memadai

– Para pegawai bisa makan pagi, siang dan malam dengan makanan mewah

– Ada fasilitas fitness center

– Bisa bermain bola voli

– Bisa berenang

– Bisa bermain billiard

– Bisa panjat tebing, dll.

Hampir semua masyarakat Amerika ingin mendapatkan suasana kerja yang nyaman seperti di Google. Tidak dipungkiri, banyak perusahaan akhirnya mengikuti langkah Google dengan mengubah lingkungan kerja menjadi lebih nyaman dan santai, dan lebih berorientasi hasil.

1 Tim 4:11-12

Beritakanlah dan ajarkanlah semuanya itu. Jangan seorangpun menganggap engkau rendah karena engkau muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu, dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam kesucianmu.

Pengaruh dari ingin memberi yang terbaik bagi karyawan

Sebagai orang Kristen, sudah tentu kita memiliki tugas untuk memberikan pengaruh positif kepada orang lain. Jati diri kita sebagai pengikut Kristus sedang dipertontonkan kepada khalayak. (sama halnya dengan jati diri Presiden di atas). Hal yang kita lakukan akan dianggap sesuai dengan standard Kristus yang adalah sang KEPALA bagi kehidupan kita. Salah satu cara menciptakan atmosfer positif bagi orang lain adalah MEMBERI yang terbaik.

Sebuah cerita alkitab tentang hidup Daud juga menceritakan pengalaman yang unik. Dari perkataan Daud (1 Sam 24:6) kita menemukan suatu sikap hati yang benar, sekalipun ada kesempatan dan ada orang-orang yang memberikan masukan dengan mengatasnamakan Tuhan, tetapi Daud mengerti akan kebenaran dan kasih bahwa membalas kejahatan dengan kejahatan adalah tindakan yang tidak sesuai dengan kebenaran Firman Tuhan.

Sikap positif yang dilakukan Daud menjadi sebuah teladan hingga saat ini. Kehidupan positif dari raja Daud pada jamannya, tidak hanya menjadikan dia seorang raja yang terkenal pada jamannya tetapi juga menjadikan dia sebagai sosok pemimpin yang memberi teladan positif bagi para pemimpin di masa kini.

Seringkali diri kita tergoda jika ada kesempatan dan masukan dari orang yang mendukung kita, ketika sedang dalam keadaan yang terjepit untuk melakukan sesuatu yang tidak sesuai dengan firman-Nya. Dalam hal ini Daud memilih untuk tetap bertindak dengan benar yaitu “Tidak Membalas Kejahatan dengan Kejahatan” dan memberi atmosfer positif sehingga Saul pun “terpengaruh” oleh kebaikan Daud (1 Samuel 24:20). Bahkan akhirnya Saul pun memancarkan hati yang positif (ay. 21). Karena itu, percayalah bahwa kebenaran Firman Tuhan mampu mengubah hati dan kehidupan setiap orang.

BERIKAN YANG TERBAIK YANG BISA ANDA BERIKAN. SAMA SEPERTI KRISTUS TELAH MEMBERIKAN NYAWANYA BAGI KITA UMAT MANUSIA.

Sumber : http://www.snopes.com/photos/architecture/google.asp