Berhasil atau tidaknya sebuah organisasi atau kelompok dalam mencapai tujuannya salah satunya ditentukan oleh adanya niat dan kemauan bersama. Sebuah organisasi tidak akan berhasil dalam mencapai tujuannya jikalau masing-masing anggota tidak memiliki niat dan masing-masing menjalankan apa yang dikehendakinya. Organisasi itu akan menjadi kacau, berantakan dan gagal. Justru dengan adanya niat dan kemauan bersama maka masing-masing anggota akan menjadi satu dan saling bekerja sama dalam mencapai sebuah tujuan.

Niat dan kemauan bersama dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia

Hal tersebut dapat kita lihat dari sejarah perjuangan bangsa kita, Indonesia. Indonesia dapat merdeka ketika rakyatnya memiliki niat dan kemauan bersama untuk bebas dari penjajahan bangsa asing. Niat dan kemauan bersama tersebut lebih jelas tampak ketika para perwakilan pemuda Indonesia kala itu berkumpul bersama dan mengikrarkan sebuah sumpah bersama, yang saat ini lebih kita kenal sebagai Sumpah Pemuda. Sumpah pemuda yang diikrarkan pada 28 Oktober 1928 sebagai bukti bahwa para pemuda pada saat itu membulatkan tekad bersama demi mengangkat harkat dan martabat hidup orang Indonesia asli, tekad inilah yang menjadi komitmen perjuangan rakyat Indonesia hingga berhasil mencapai kemerdekaannya 17 tahun kemudian yaitu pada 17 Agustus 1945.

Sumpah Pemuda versi orisinal.

Pertama
Kami poetera dan poeteri Indonesia, mengakoe bertoempah darah jang satoe, tanah Indonesia.
Kedoea
Kami poetera dan poeteri Indonesia, mengakoe berbangsa jang satoe, bangsa Indonesia.
Ketiga
Kami poetera dan poeteri Indonesia, mendjoendjoeng bahasa persatoean, bahasa Indonesia.

Ikrar Sumpah Pemuda yang digaungkan pemuda pada 28 Oktober 1928 silam, memiliki makna yang amat signifikan bagi pembangunan kesadaran rakyat Indonesia. Hal itu merupakan suatu kenyataan historis yang tidak terbantahkan dalam sejarah bangsa bahwa ikrar itu memang dapat menggelorakan semangat nasionalisme yang dasyat. Gelora nasionalisme yang makin membara menyembul menjadi letupan keberanian patriotik untuk melawan segala bentuk penjajahan kolonialis yang mengakibatkan rakyat menderita dan sengasara.

Niat dan kemauan bersama yang tertuang dalam sumpah pemuda tersebut membawa semangat bagi bangsa Indonesia untuk bersatu dan bersama-sama melawan penjajah dan meraih tujuan bersama, yaitu merdeka.

Niat dan kemauan bersama empat orang yang menggotong orang lumpuh – Markus 2:1-12

Cerita menarik lainnya tentang niat dan kemaun bersama dapat kita lihat dari kisah empat orang yang menggotong seorang yang lumpuh ke hadapan Yesus. Dikisahkan bahwa saat itu, ketika Yesus datang lagi ke Kapernaum, tersiarlah kabar diantara orang banyak sehingga banyak orang berbondong-bondong mendatangi rumah tempat dimana Yesus mengajar. Dituliskan bahwa karena banyaknya orang yang datang sehingga tidak ada lagi tempat, bahkan di muka pintu pun tidak (ay. 2).

Disinilah cerita menarik itu terjadi, yaitu ada empat orang yang datang menggotong seorang yang lumpuh agar dapat dilihat dan disembuhkan oleh Yesus. Namun karena sangkin banyaknya orang sampai-sampai tidak ada jalan bagi mereka untuk membawa orang lumpuh tersebut masuk dan bertemu dengan Yesus di dalam rumah. Melihat situasi dan kondisi seperti itu, keempat orang tersebut tidak tinggal diam, justru mereka mencari cara lain dan cara itu adalah dengan menurunkan orang lumpuh tersebut dengan cara membongkar atap rumah dah menurunkannya dari situ tepat dihadapan Yesus (ay. 3-4). Cara tersebut mereka pikirkan bersama dan mereka lakukan bersama-sama.

Ketika Yesus melihat hal itu, yang Yesus lihat disitu adalah iman dari keempat orang tersebut. Iman keempat orang tersebut yang tampak dari usaha mereka bersama-sama untuk membawa orang lumpuh tersebut. Setelah itu muzijat pun terjadi, orang lumpuh tersebut disembuhkan Yesus.

Hal itu dapat terjadi tidak lepas dari adanya niat dan kemauan bersama keempat orang tersebut. Niat dan kemaun merekalah yang dapat membawa orang lumpuh tersebut meski harus melalui atap rumah. Dari kisah ini kita dapat melihat bahwa niat dan kemauan bersama jikalau dikelola dengan baik untuk tujuan yang baik pula maka akan mendatangkan hasil yang baik pula. Bahkan untuk yang sulit sekalipun akan menjadi mudah jikalau dihadapi dengan niat dan kemauan bersama.

Mari kita satukan niat dan kemauan untuk mencapai sebuah tujuan!

Refrensi :
http://www.gemari.or.id/artikel/1306.shtml
http://id.wikipedia.org/wiki/Sumpah_Pemuda