Judul di atas telah jelas mengindikasikan bahwa taktik berbeda dengan strategi, lebih khususnya taktik adalah penerapan dari strategi, meski banyak orang yang bingung akan makna dari dua kata ini seakan sama atau bercampur aduk.

Sebelum melangkah lebih jauh marilah kita melihat contoh sederhana yang dipaparkan oleh Bruce Kelley seorang pakar marketing dan periklanan, untuk menjelaskan perbedaan antara misi, tujuan/goal, strategi, eksekusi, dan taktik.

Misalnya anda mempunyai misi untuk membuat perusahaan anda sebut saja XYZ menjadi perusahaan terbesar  yang menjual permen premium (berkualitas tinggi), maka:

Misi: Menjadikan perusahaan XYZ sebagai penjual terbesar permen premium.

Tujuan/Goal: Mencapai pangsa pasar terbesar dalam lingkup pasar permen premium; dikenal sebagai perusahaan dengan permen termahal, namun sebanding dengan kualitas yang diberikan.

Strategi: Meyakinkan konsumen bahwa XYZ adalah permen premium terbaik dengan mengaitkan/mengasosiasikan permen-nya sebagai permen yang dikonsumsi oleh orang-orang terkenal dan kaya.

Eksekusi: Iklan TV dan cetak dengan menggandeng artis-artis kaya yang terkenal sebagai model iklannya.

Taktik: Sample/contoh produk XYZ di mal-mal kelas atas; meletakkan permen XYZ di atas bantal hotel-hotel berkelas.

Dari contoh praktis di atas, kita dapat dengan lebih jelas khususnya melihat perbedaan antara strategi dan taktik yang sering rancu penggunaan dan bedanya. Taktik adalah penerapan strategi hingga ke tingkatan yang lebih nyata dan praktis di lapangan, sedangkan strategi adalah gambaran umum bagaimana caranya agar sebuah tujuan yang telah ditetapkan dapat dicapai sehingga misi utama terpenuhi dengan sempurna.

Dalam posting sebelumnya kita telah melihat definisi dan asal usul kata strategi yang mengacu pada strategi dalam peperangan, dimana pada perkembangannya, kata ini dipakai pula di hampir semua bidang kehidupan termasuk bidang pendidikan, bisnis, maupun media.

Hari ini kita akan melihat di dalam Alkitab bagaimana strategi sekaligus taktik perang bangsa Israel bersama Allah. Mengapa dari Alkitab? Karena misi kita di dunia ini haruslah mengacu kepada misi Allah, sehingga tujuan, strategi, eksekusi, bahkan taktik kita melakukan apa saja di dunia ini haruslah mengacu pada kehendak Allah pemilik hidup kita, bukan kehendak kita sendiri.

Bangsa Israel memiliki banyak sekali kisah peperangan, baik itu diakhiri dengan kekalahan maupun dengan kemenangan. Meski demikian, perlu dipahami terlebih dahulu, bahwa dalam perjanjian lama, konsep perang yang dialami oleh bangsa Israel sebenarnya adalah bukan perang antara Israel dan musuh-musuhnya, melainkan lebih kepada “perang” antara Allah dan Israel sebagai anak yang dikasihiNya. Secara umum, Alkitab menceritakan bagaimana beberapa “musuh” Israel nyata-nyata menyerang Israel terlebih dahulu untuk membinasakan, dan Israel mengangkat senjata sebagai pertahanan diri sekaligus sebagai tindakan Allah untuk membela serta menunjukkan kasih dan kuasaNya kepada bangsa pilihan-Nya.

Dari semua kisah peperangan yang dialami bangsa Israel, ada sebuah kisah peperangan yang unik dimana bangsa Israel mengalami kekalahan pada perang pertama, dan memetik kemenangan pada perang yang kedua. Perang tersebut adalah perang yang dipimpin Yosua melawan bangsa Ai (Yosua 8). Pada perang Yosua yang pertama, Israel mengalami kekalahan karena murka Allah yang melihat Akhan mengambil barang-barang jarahan dari Yericho (perang sebelumnya) padahal Allah memerintahkan untuk memusnahkan semuanya tanpa sisa.

Peta kota Ai dan Betel waktu perang Israel yang dipimpin Yosua:

Kota Ai di tengah peta, yang berwarna biru

Pada perang yang kedua, dengan penyertaan Allah, Yosua menggunakan taktik yang mirip dengan strategi pada perang pertama, yaitu strategi “gerilya” dengan menyerang tiba-tiba. Taktik Yosua yang merupakan pengejawantahan strategi ini, adalah dengan menempatkan sebagian pasukan di belakang kota Ai, dan sebagian berhadapan langsung dari depan. Bangsa Ai yang merasa diatas angin karena telah menang sebelumnya, lalu keluar mengejar pasukan Yosua yang padahal pura-pura lari. Ketika melihat orang-orang Ai telah keluar dari tempatnya, pasukan Yosua yang bersembunyi di belakang kota kemudian menyerbu masuk dan membakar kota dan terus mengejar orang-orang Ai hingga ke sebuah lembah. Tidak lama kemudian, pasukan Yosua yang telah melihat kota Ai terbakar, kemudian berbalik dan bersama-sama pasukan yang lain mengepung orang-orang Ai yang terperangkap di tengah. Hasilnya, bangsa Ai ditumpas habis tak bersisa.

Secara ringkas, taktik Yosua dalam perang kedua melawan Ai dapat kita lihat melalui gambar di bawah ini:

Ringkasan taktik Yosua sesuai nomor urut di atas:

1. Yosua mengirimkan pasukan penyergapan/pengintai (ambush force) pada malam hari untuk bersembunyi terlebih dahulu di sisi jauh Ai.

2. Keesokan paginya Yosua memimpin pasukan utama (main force) untuk
bersembunyi di seberang gerbang Ai.

3. Pasukan ketiga (blocking force) dikirim untuk bersembunyi di antara Ai dan
Bethel, untuk memblokir intervensi dari kota Betel ke Ai (Yosua 8:12).

4. Raja Ai memimpin anak buahnya keluar dari kota Ai.

5. Pasukan utama Yosua berpura-pura untuk mundur, sedang pasukan
Ai mengejar, seperti dalam pertempuran pertama (yang dimenangkan Ai).

6. Pasukan penyergapan/pengintai memasuki kota Ai yang tidak terlindung dan
membakarnya dengan api.

7. Pasukan Yosua yang berpura-pura lari namun telah melihat kota Ai telah terbakar kemudian berbalik menyerang orang-orang Ai.

8. Pasukan penyergapan/pengintai setelah membakar kota Ai, ikut bergabung dengan pertempuran Yosua, sekaligus mengepung orang-orang Ai yang terperangkap di tengah, dan menyelesaikan pertempuran dengan kemenangan.

Kesimpulan:
Rincilah strategi anda dengan taktik-taktik yang tepat.

Referensi:
http://davelivingston.com/battleai.htm
http://nickvoss.files.wordpress.com/2011/08/joshua-conquer-ai.jpg?w=300&h=267
http://pragyans.files.wordpress.com/2010/10/strategytactics01orig1.jpg?w=553&h=246
http://www.955online.com/webroot/955editorfiles/brainstorming_q_storming.jpg
http://www.aef.com/pdf/kelley_bruce_bio.pdf
http://www.aef.com/industry/careers/memos/8022
http://www.canecreek.org/Missions/ThroughTheBible/Session08/Joshua%20Maps.PDF