Dalam dunia marketing, ada satu strategi yang disebut sebagai customer retention.

Definisinya adalah :

Customer retention program is about not trusting your customer / visitor to remember you. It’s about making her remember you.
Program “Ingatan konsumen” adalah bukan MEMPERCAYAI konsumen / pengunjung anda untuk mengingat anda. Program “Ingatan konsumen” adalah tentang MEMBUAT konsumen anda mengingat anda.

Saya senang sekali membeli jus pisang dicampur stroberi tanpa es. Tidak banyak orang Korea yang membeli jus buah tanpa es. Terlebih lagi, saya senang membeli jus tersebut di sebuah kedai kecil dimana sang ibu yang melayani selalu tersenyum. Kami memanggilnya “tante senyum”. Saya suka membeli jus di kedai itu bukan hanya keramahannya saja, tetapi juga karena ingatannya yang luar biasa kepada saya. Apabila saya berada di depan kedai tersebut, dia langsung mengatakan kepada saya “Selamat datang, Anda mau beli jus pisang dicampur stroberi tanpa es, bukan?” Saya terkejut, karena di antara sekian ribu orang yang menjadi pembeli, saya tetap diingat oleh si “tante senyum”.

바나나 & 딸기

바나나 & 딸기

Karena keramahan dan ingatannya, maka banyak konsumen yang ingin kembali membeli jus dan roti bakar di kedainya. Di sisi lain, dia tidak perlu mengeluarkan biaya promosi yang berlebihan untuk membuat para konsumen baru datang. Dia hanya perlu MEMBUAT konsumen yang ada saat ini ingat akan kedainya dan kelak konsumen tersebut dapat menceritakan keramahan dan pelayanan kedai ini kepada orang lain. LUAR BIASA !!

Ketika kita mengerjakan pekerjaan kita dengan sungguh-sungguh, maka kita bisa mengingat setiap apa yang kita lakukan untuk diri sendiri dan bagi orang lain. Setiap hal yang kita ingat akan secara tidak langsung memberi dampak positif bagi diri kita dan orang lain. Si “tante senyum” adalah salah satu dari sekian banyak orang yang mengerjakan pekerjaan dengan sungguh-sungguh dan mengingat siapa konsumennya.

"Tante Senyum" --

Mengingat Firman Tuhan ala Nehemia

Nehemia mengingat setiap janji-janji Tuhan. (baca : ingat FirmanNya.) Dan,
Ketika kita mengingat setiap firmanNya, kita bukan saja menemukan jati diri kita sendiri, tetapi kita sedang membantu dan menguatkan orang lain serta menginspirasi orang lain dalam menemukan jati dirinya. Neh 2:18, Nehemia menceritakan bagaimana kasih & kemurahan Allah menyertainya sehingga rekan-rekan sekerjanya mau bekerja bersama-sama dengannya membangun tembok.

Banyak hal menakjubkan dapat terjadi apabila kita selalu merenungkan dan mengingat FirmanNya. Ketika kita mengingat FirmanNya dan janjiNya serta mendoakannya, maka Tuhan pun akan mengingat kita sebagai anak-anakNya yang taat dan setia kepadaNya. “Tuhanmu tak akan memberi ular beracun pada yang minta roti”. Itulah sepenggal lirik dari lagu “Pelangi Kasih”. Ketika kita mengingat akan FirmanNya, percayalah bahwa Tuhan sedang bekerja dalam kita untuk memancarkan kemuliaanNya dalam diri kita dan kita akan menjadi terangNya dalam kehidupan ini.

Ingat kasihNya, ingat kebaikanNya. Pancarkan kasihNya dan kebaikanNya pada orang-orang di sekeliling kita.

Sumber :

Gambar : http://blog.naver.com/dreamingkm?Redirect=Log&logNo=150110365168