Disiplin yang menghasilkan hal positif

Seorang dari Korea Selatan bernama  최경락 menjadi seorang tokoh dalam acara 생활의달인 di program TV SBS edisi 305. Pria berumur 26 tahun ini memiliki pengalaman mengontrol kereta belanja di supermarket. Selama 6 tahun, kegiatan rutin pria ini adalah membersihkan tempat parkir mobil, mengumpulkan kereta belanja yang diletakkan sembarangan, menyusun kereta belanja pada tempat yang disediakan.

(Lihat dari menit 2.20)

Lanjutannya

Dalam wawancaranya, dia mengatakan bahwa yang terpenting dalam menyusun kereta belanja tersebut adalah kontrol. Dia juga mengatakan bahwa hal ini berlaku pula di dunia sepakbola. Beliau sempat ikut tim sepakbola ketika SMP kelas 3, namun berhenti. Dia masih ingat beberapa hal yang diajarkan ketika main sepakbola, dan dia menerapkan pada pekerjaannya sekarang. Selama 6 tahun bekerja di supermarket ini, dia bisa memiliki kemampuan yang luar biasa untuk menyusun kereta belanja. Kuncinya hanya selalu mengerjakan hal yang terbaik agar pengunjung yang membawa mobil tidak terganggu dengan kereta belanja dan kereta belanja selalu tersedia di supermarket.

Pekerjaan yang dilakukannya secara berulang-ulang telah menjadikan 최경락 seorang “master” dalam mengendalikan kereta belanja. Di akhir acara ini, dia diuji untuk mengontrol 120 kereta dengan panjang 25 meter 40 cm (1 kereta kira-kira 22 kg). Kumpulan kereta yang tidak bisa digerakkan oleh 2 orang biasa ini dapat digerakkan oleh 최경락. Suatu hal yang luar biasa. Kebiasaannya yang positif menghasilkan keahlian yang mampu dilihat banyak orang saat ini.

SELALU & SELALU

Firman Tuhan hari ini mengajarkan kepada kita tentang “berulang-ulang”. Untuk memiliki kebiasaan yang baik dan positif, kita perlu belajar hal yang baik dan positif tersebut secara berulang-ulang. Bagaimana caranya untuk dapat belajar berulang-ulang? Seorang anak kecil perlu tuntunan orang tua untuk dapat belajar berulang-ulang, seperti yang tertulis di Ulangan 6:6-7. Seorang dewasa perlu memiliki disiplin diri, mau berusaha, belajar Firman Tuhan berulang-ulang agar memiliki kebiasaan yang positif.

Roma 5:3-4

Disiplin inilah yang membutuhkan kemauan yang kuat karena tidak semua orang memilikinya. Seperti yang dikatakan dalam Roma 5:3-4. Kesengsaraan –> Ketekunan –> Tahan Uji –> Pengharapan. Disiplin diri akan menghasilkan pengharapan yang besar di masa depan. Mari, latihlah diri kita untuk memiliki pengharapan yang besar di masa depan dengan disiplin pada hal-hal yang positif.

Belajar berulang-ulang dan disiplin diri adalah sikap untuk menumbuhkan kebiasaan yang baik dan positif.