Karena kita percaya akan adanya Allah yang hidup, kita memiliki keyakinan yang kuat: hidup ini untuk apa dan untuk siapa!

Sebaliknya, bandingkan dengan orang ateis alias tidak percaya akan adanya Allah yang hidup. Mereka akan hidup berputar-putar tidak jelas arah hidupnya, sehingga seorang ateis, William Provine pun mengaku: “Tidak ada Allah, tidak ada tujuan, tidak ada hidup setelah mati. Ketika saya mati, saya yakin bahwa saya tamat. Itulah akhir seorang saya. Tidak ada dasar untuk etika, tidak ada tujuan hidup yang pokok, dan tidak ada kehendak bebas!”.

Sangat kontras bukan? Syukur kepada Allah yang telah memulai dan mengubahkan hidup setiap Kristen menjadi baru. Seperti lirik sebuah lagu “Allah Yang Setia” yang dikarang oleh Jonathan Prawira & Joseph S. Djafar untuk proyek grup musik Kristen Giving My Best (GMB):

YESUS, KAU TELAH MEMULAI
S’GALA YANG BAIK DALAMKU
ENGKAU MENJADIKANKU
SERUPA GAMBARAN-MU
DAN BERHARGA DI MATA-MU

YESUS, KAU TELAH MEMULAI
KARYA YANG MULIA DALAMKU
KAU BERIKAN HIDUP-MU
S’BAGAI GANTI DOSAKU
KAR’NA KASIH-MU PADAKU

REFF:
S’KARANG KUMEMUJI-MU
ALLAH YANG SETIA
YANG TAK PERNAH MENINGGALKAN
PERBUATAN TANGAN-MU

S’KARANG KUMENYEMBAH-MU
ALLAH YANG MULIA
SEMPURNAKAN SEG’NAP HIDUPKU
AGAR INDAH BAGI-MU

Bagi Anda yang ingin menyanyikannya bersama gitar/keyboard/alat musik yang lain, silakan klik chord & partitur. Selain itu dapat juga kita menyanyikannya bersama video di bawah ini:

Jadi jelas bila kita sebagai Kristen memiliki dasar yang kuat untuk apa dan untuk siapa melakukan segala sesuatu. Ya, “Kesetiaan Allah”, itulah yang membuat kita yakin akan hari esok, karena Dia telah menjamin hidup kita hingga pada akhirnya. Hal ini berarti, setiap orang Kristen seharusnya memiliki kemantapan dan motivasi yang lebih jelas dibanding orang lain dalam menjalani hidup ini. Karena itu, setelah kita mendapatkan anugerah keselamatan, haruslah kita hidup menjalankan kehendak Allah, apa pun bentuknya. Setiap Anda yang hidup dalam anugerah Allah, catat dan ingatlah beberapa ayat Firman Tuhan berikut ini sebagai pedoman hidup Anda:

Akan hal ini aku yakin sepenuhnya, yaitu Ia, yang memulai pekerjaan yang baik di antara kamu, akan meneruskannya sampai pada akhirnya pada hari Kristus Yesus (Filipi 1:6).

Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya (Efesus 2:10).

Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia (Kolose 3:23).

Akupun memulai pekerjaan tembok itu, walaupun aku tidak memperoleh ladang (Nehemia 5:16).

Kesimpulan:
Masih adakah keraguan atau keengganan memulai visi Allah?
Mari kita mulai visi Allah dari hari ini, karena hidup kita ini milik-Nya!

Referensi:
http://creation.com/wm-provine-evolution-=-atheism-no-purpose
http://www.kidung.com/2009/10/28/lirik-chord-lagu-allah-yang-setia-gmb/#more-388
http://www.kidung.com/chord/Allah_yang_setia.pdf
http://www.kidung.com/chord/Allah_yang_setia2.pdf
http://www.youtube.com/watch?v=cKfM3XHox10&feature=player_embedded