Tags

, ,

Apakah anda pernah naik pesawat?

Bagaimana bentuk pelayanan pesawat yang standard?

Berdasarkan Standard International, sebuah pesawat adalah alat transportasi yang memberikan kenyamanan (tempat duduk, toilet) dan keamanan (pintu darurat, alat oksigen, jaket pelampung, dll.) kepada penumpang. Bentuk pelayanan lain dapat disesuaikan dengan jangka waktu penerbangan (penerbangan jarak dekat, penerbangan jarak jauh), tipe penerbangan (penerbangan komersial umum, penerbangan komersial grup, dll), model penerbangan (penerbangan biasa, penerbangan tanpa makan, dll.)

Ryan Air


Ketika krisis ekonomi melanda dunia di tahun 1998, banyak pemain bisnis mencoba memikirkan hal-hal kreatif yang dapat menambah pendapatan tanpa mengurangi fungsi bisnis tersebut. Bentuk kemudahan, kenyamanan, pelayanan yang menjadi model dalam sebuah organisasi dapat dikesampingkan untuk mendapatkan harga yang kompetitif. Hal inilah yang dilakukan oleh Ryan Air, yang tercatat sebagai “low-cost carrier” (penerbangan biaya terjangkau) yang ternama dari Dublin.
Tidak banyak organisasi yang berani seperti Ryan Air. Sebagai contoh:

– Apabila anda membawa bagasi, maka anda harus membayar biaya tambahan

– Anda hanya boleh makan dan minum jikalau membeli makanan / minuman yang ditawarkan di pesawat.

– Apabila anda check-in di airport, anda akan kena biaya tambahan (40 euro). Kalau anda check-in online di internet dan mencetak “boarding pass”, anda bisa langsung masuk ke ruang tunggu dengan gratis (saat ini, harus membayar 6 euro).

check-in online di bandara

– menyediakan kursi kulit sintetis yang tidak bisa digerakkan, tidak ada kantong kursi, petunjuk pengamanan ditempel di kursi, jaket pengaman diletakkan di bagian atas kabin (bukan di bawah, seperti pesawat biasa). Hal ini dapat mengurangi biaya operasional pesawat seperti pembersihan secara cepat dan pengecekan keamanan dengan cepat (khususnya untuk waktu transit yang singkat).

– Membongkar 2 toilet dan menambah 6 kursi tambahan.

– mendesain ulang pesawat dengan memberikan tempat bagi penumpang yang mau berdiri selama penerbangan.

tempat duduk berdiri di Ryanair

– penumpang yang mau menggunakan toilet harus membayar.

– biaya tambahan bagi penumpang yang memiliki berat badan melebihi standard

Sistem toilet berbayar dalam pesawat Ryan Air

Beberapa syarat tambahan adalah:
– Ryanair adalah penerbangan langsung dan tidak menawarkan penerbangan terkoneksi. Ryan air tidak memberikan kompensasi bagi penumpang yang membeli tiket koneksi dengan pesawat lain dan terlambat untuk naik pesawat berikutnya. Jikalau penumpang terlambat naik pesawat koneksi, dia harus membeli tiket yang baru tanpa mendapat bantuan dari Ryanair.

Sampai saat ini, 20% pendapatan Ryan Air tercatat bukan dari pembelian tiket melainkan dari fasilitas, pelayanan lain-lain yang harus dibayar oleh konsumen sebagai kompensasi harga tiket murah. Untuk mengurangi biaya operasional, Ryanair juga menerapkan pilot HANYA 1 orang (dimana standard internasional adalah sebuah pesawat dikemudikan 1 orang pilot dan 1 orang asisten pilot). Bagaimana dengan perbedaan standard yang ada? Ryanair memberi solusi dengan merekrut kru pesawat (pramugrai/pramugara) yang mempunyai ijin sebagai pilot.

Banyak pro dan kontra yang dialami oleh Ryanair pada mulanya. Namun, saat ini Ryanair tercatat sebagai perusahaan low-cost carrier (penerbangan harga terjangkau) paling ternama di Eropa. Dan, banyak perusahaan low-cost carrier (penerbangan harga terjangkau) lain pun mencoba mengikuti jejak Ryanair. Mengapa bisa demikian?

Karena Michael O’Leary (Ryanair) berani memulai!!

Michael O'Lleary

O’Leary melihat bahwa pada dasarnya manusia ingin mendapatkan sesuatu yang murah. Oleh karena itu, bagaimana menyediakan jasa transportasi yang murah? Salah satu cara adalah mengurangi fungsi-fungsi layanan yang tidak penting dan menarik biaya dari penumpang untuk dapat menggunakan fasilitas tersebut. Dan hasilnya pun luar biasa. !!

Mazmur 37:23 ” TUHAN menetapkan langkah-langkah orang yang hidupnya berkenan kepada-Nya.”

Banyak kisah hidup orang beriman di alkitab. Abraham mengambil langkah iman dengan mentaati perintah Tuhan untuk mengorbankan Ishak. Karena iman, Nuh menyiapkan bahtera yang dimana dia tidak tahu apa yang akan terjadi di masa depan (perihal air bah). Dan, banyak lagi pahlawan iman seperti yang tertulis di Ibrani 11. Semua pahlawan iman yang ditulis di perikop tersebut berani mengambil langkah untuk memulai sesuatu dengan iman-nya. Semua tokoh iman yang tercatat di alkitab memutuskan sebuah tindakan berdasarkan iman-nya. Langkah atau tindakan mereka dicatat oleh alkitab dan memberi pengaruh buat saya dan Saudara.

Bugatti Veyron

Anda tahu mobil Buggati Veyron? Mobil ini mampu melaju 407 km/jam dengan rem yang pakem serta kemampuan lain yang luar biasa. Harga pasaran mobil ini sekitar US$2.4 juta (sekitar 20 milyar rupiah). Tetapi jika mobil tersebut disimpan dalam garasi mobil, ia hanyalah mobil pajangan saja. Sama sekali tidak ada yang spesial pada Buggati Veyron tersebut.

Akan lebih baik, jika ada orang yang “biasa-biasa” saja, tetapi berani melangkah. Tidak peduli apakah ia mampu mengerjakan pekerjaan tersebut. Tidak peduli apakah kemampuannya sampai atau tidak. Tidak peduli apakah ia hebat atau tidak. Tetapi yang terpenting… ia berani melangkah. Penting bagi anda untuk berani melangkah. Jangan takut dengan kegagalan. Jangan menunggu orang menemanimu berjalan. Jika anda sudah memiliki keyakinan dan iman, putuskanlah untuk melangkah. Singkirkan keragu-raguan, kebimbangan, ketakutan, dan ketidakpercayaan diri. Semua itu bisa menjadi musuh yang menghentikan kaki anda untuk melangkah.

Marilah kita melangkah dengan mata iman kita. Mulailah dari SEKARANG !!

Diambil dari berbagai sumber