Apa hubungannya menemukan visi dengan mengingat Firman Tuhan? Mengapa kita harus mengingat Firman-Nya? Hidup kita sudah sibuk, tidak ada lagi waktu  untuk membaca, merenungkan, apalagi mengingat-ingat Firman Tuhan. Mungkin saja kita bertanya dan mempertanyakan hal-hal sedemikian.

Bila kita melandasi pemikiran kita dengan mempercayai bahwa Alkitab adalah Firman Tuhan, kata-kata Tuhan, atau buku cinta dari Tuhan untuk umat manusia, maka sudah seharusnya kita membaca, merenungkan, dan mengingat-ingatnya dengan tujuan mewujudnyatakannya dalam hidup kita.

Mengapa perlu sampai sedemikian? Sederhana sekali. Jika kita mengakui bahwa hidup kita ini dicipta, dipelihara, dan ditebus oleh Sang Khalik, maka ada hubungan yang erat antara kita dan Pencipta kita. Sang Pencipta pasti punya rencana dengan menciptakan dunia dan seisinya, termasuk kita manusia! Bandingkan dengan kreasi manusia membuat pesawat terbang, televisi, telepon, maupun internet. Semuanya dibuat dengan memiliki tujuan dan maksud. Semuanya dimaksudkan manusia supaya barang-barang tersebut melayani manusia, sang pembuatnya. Demikian juga Allah mencipta kita dengan maksud supaya kita hidup melayani Dia, dan supaya kita masing-masing dapat menggenapkan rencanaNya.

Namun ada perbedaan antara manusia mencipta dan Allah mencipta! Ciptaan manusia tidak berpribadi, sehingga tidak bisa melawan manusia, tetapi Allah mencipta kita dengan memiliki pribadi, dimana kita bisa melawan atau menuruti Dia. Hal inilah yang membuat manusia disebut sebagai makhluk yang ber-moral, berbeda dengan makhluk ciptaan lainnya. Allah tidak mencipta kita seperti kita mencipta robot dimana Allah akan menekan tombol-tombol perintah supaya kita melaksanakan persis seperti tombol keinginan Allah. Manusia diberi kebebasan untuk menentukan arah hidupnya.

Kalau begitu kita bisa melawan Allah? Ya, sejak manusia jatuh dalam dosa, semua manusia tanpa terkecuali berbuat semata-mata melawan kehendak Allah. Apakah kita bisa menuruti Allah? Ya, bila kita hidup dalam karya penebusan Allah. Kita hanya mungkin menggenapkan disain Allah dengan tepat bila kita telah ditebus dan membuat hidup kita mungkin untuk mengatakan TIDAK terhadap godaan dosa.

Jadi bila demikian, orang Kristen atau orang-orang yang telah ditebus dosanya-lah yang bisa menggenapkan rencana Allah dengan tepat? TEPAT SEKALI. Darimana kita tahu tentang rencana Allah sedemikian ini? ALKITAB! Kita tahu semua hal-hal diatas dari Alkitab. Kita tahu bahwa Allah mencipta, Allah memelihara, Allah menebus, dan Allah menggenapi janji-janji-Nya, semuanya kita tahu dari Alkitab. Ada begitu banyak contoh orang-orang beriman dalam Alkitab yang menemukan visi hidup dan menggenapkannya karena ingat dan taat melaksanakan Firman Allah. Sebaliknya ada banyak juga contoh di Alkitab orang-orang yang melawan Allah dan FirmanNya dan hidup tidak menggenapkan visi Allah.

Salah satu contoh orang yang menemukan dan menggenapkan visi Allah adalah tokoh kita sendiri, Nehemia! Nehemia 1:8-9, “Ingatlah akan firman yang Kaupesan kepada Musa, hamba-Mu itu, yakni: Bila kamu berubah setia, kamu akan Kucerai-beraikan di antara bangsa-bangsa. Tetapi, bila kamu berbalik kepada-Ku dan tetap mengikuti perintah-perintah-Ku serta melakukannya, maka sekalipun orang-orang buanganmu ada di ujung langit, akan Kukumpulkan mereka kembali dan Kubawa ke tempat yang telah Kupilih untuk membuat nama-Ku diam di sana”.

Nehemia bukan berdoa memohon-mohon kepada Allah tanpa dasar. Dia mengingat Firman Allah! Dia digerakkan oleh Firman Allah! Dia menemukan visi membangun tembok Yerusalem dari Firman Allah! Nehemia mengenal Allah melalui Alkitab, bahwa Allah adalah Allah yang setia. Benar bahwa bangsa Israel telah dicerai-beraikan Allah karena ketidaksetiaannya. Namun Nehemia juga mengingat karakter Allah dalam Alkitab, bahwa Allah akan membela dan menebus bangsa/umat/orang-orang yang dikasihiNya. Dengan mengakui dosa bangsanya, dosanya sendiri dan dosa keluarganya, Nehemia berdasar Firman Allah, memberanikan diri mengklaim janji Allah bahwa bila dirinya, keluarganya, dan bangsanya berbalik dari dosa dan melakukan perintah-perintah Allah, maka Allah akan mengabulkannya.

Nehemia sendiri sebagai orang Israel dapat mengingat Firman Allah karena nenek moyangnya menuruti perintah Allah sejak dahulu kala secara turun temurun. Waktu itu dalam Ulangan 6:5-9 Allah berfirman, “Kasihilah TUHAN, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu. Apa yang kuperintahkan kepadamu pada hari ini haruslah engkau perhatikan, haruslah engkau mengajarkannya berulang-ulang kepada anak-anakmu dan membicarakannya apabila engkau duduk di rumahmu, apabila engkau sedang dalam perjalanan, apabila engkau berbaring dan apabila engkau bangun. Haruslah juga engkau mengikatkannya sebagai tanda pada tanganmu dan haruslah itu menjadi lambang di dahimu, dan haruslah engkau menuliskannya pada tiang pintu rumahmu dan pada pintu gerbangmu.

Bagaimana dengan kita? Apakah kita adalah orang yang telah ditebus dan dikasihi Allah? Bila demikian, sudah sewajarnya dan seharusnya kita membalas CintaNya dengan menggenapkan visi Allah dalam hidup kita masing-masing.

Temukanlah visi Allah dalam hidup Anda dengan mengingat FirmanNya dalam Alkitab!

Mazmur 119:105
Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku

Referensi:
* http://2.bp.blogspot.com/-pqYRQnZDClI/TZb-Tby-fmI/AAAAAAAAAJg/uJTRqnt94M4/s1600/alkitab+03.jpg
* Dari berbagai sumber