Filipi 2:4, “dan janganlah tiap-tiap orang hanya memperhatikan kepentingannya sendiri, tetapi kepentingan orang lain juga”.

Roma 15:2, “Setiap orang di antara kita harus mencari kesenangan sesama kita demi kebaikannya untuk membangunnya”.

Sebagian besar dari kita, sebagai murid Kristus, memiliki keinginan untuk memenuhi perintah-perintah Allah dalam Alkitab untuk sensitif dan responsif terhadap kebutuhan orang lain, tetapi sering kita tidak tahu bagaimana. Khususnya di dalam panggilan kita sebagai Hamba Allah, di bidang apa pun yang Tuhan mau kita berada, dan dalam rangka menggenapkan visi yang Allah telah rancang buat kita masing-masing.

Pikirkan tentang satu orang dalam hidup Anda yang paling cocok dengan hidup Anda dan yang paling sensitif bagi Anda. Bagaimana tipe-tipe orang yang “nyambung” dengan Anda? Kriteria teman yang seperti apa yang membuat Anda lebih mudah untuk berbagi dengan mereka? Bagaimana kriteria orang yang menolak Anda, yang membuat Anda merasa terancam atau marah?

Panca IndraPanca Indra

Masing-masing kita dalam Tubuh Kristus adalah berbeda dan Alkitab memanggil kita untuk menanggapi satu sama lain secara pribadi.

I Tes.5:14, “Kami juga menasihati kamu, saudara-saudara, tegorlah mereka yang hidup dengan tidak tertib, hiburlah mereka yang tawar hati, belalah mereka yang lemah, sabarlah terhadap semua orang”.

Sekarang mari kita lihat ayat tersebut secara rinci:
(1) “menegur yang hidup dengan tidak tertib”
Kata Yunani untuk menegur adalah “noutheteo” yang berarti “untuk mengingatkan atau menegur dengan lembut”; Kata Yunani untuk tidak tertib adalah “ataktos” dan berarti “kacau, tidak teratur, membangkang, tidak taat aturan.”
Leroy Eims berkomentar bahwa ini menunjuk kepada mereka yang, ketika dihadapkan dengan kesulitan dan masalah, bereaksi tidak dewasa dan ingin menyerah atau menyalahkan orang lain.
Pikirkan saat Anda merasa kacau dan ada seseorang yang datang melayani Anda secara tepat menghilangkan kekacauan pikiran Anda. Apa yang paling membantu Anda melewati masa-masa “kacau” tersebut? Apa yang telah dilakukan atau dikatakan orang lain yang tidak membantu Anda (malah membuat ruwet keadaan Anda)?

(2) “menghibur yang tawar-hati”
Kata Yunani untuk menghibur adalah “paramuthon” yang berarti “kenyamanan, semangat”; Kata Yunani tawar-hati adalah “oligopsuchos” yang berarti pengecut.
Seorang pengecut adalah orang yang peragu atau penakut. Hal-hal apa yang membantu Anda ketika Anda tawar hati? Hal-hal apa yang tidak membantu Anda?

(3) “membela yang lemah”
Kata Yunani untuk membela/membantu adalah “antechomai” yang berarti “berpegang teguh, terus menolong, mendukung”; Kata Yunani untuk lemah, “Asthenes” yang berarti “yang lebih lemah, impoten/tak berdaya, sakit, tanpa kekuatan”.
Hal ini, menurut Leroy Eims, merujuk kepada seseorang yang diganggu oleh dosa melanda. Tiap dari kita memiliki area kehidupan kita masing-masing dimana kita cukup lemah secara terus menerus di area tersebut. Apa yang membantu Anda mengatasi kelemahan Anda? Apa yang tidak membantu Anda?

(4) “Sabar terhadap semua orang”.
Kata Yunani untuk sabar adalah “makrothumeo” yang berarti sabar, dapat menanggung beban dalam waktu lama, dan tahan menderita. Kata Yunani untuk semua orang adalah “pas” yang dapat berarti secara individu yaitu tiap-tiap orang, maupun berarti secara kolektif semua bentuk kelompok orang atau komunitas, bukan hanya yang sejenis/sepandangan dengan kita. Apakah Anda sudah sabar menghadapi sifat, sikap semua orang di sekitar Anda dan yang Anda kenal?

Luangkan beberapa menit untuk secara singkat meringkas apa yang telah Anda pelajari dan kemudian menghabiskan beberapa waktu di dalam doa. Anda mungkin ingin berdoa tentang hubungan tertentu dalam hidup Anda di mana Anda ingin menjadi lebih sensitif atau Anda mungkin ingin berdoa untuk masalah pribadi lainnya. Bila masih ada waktu, ada baiknya Anda berdoa untuk persekutuan Anda secara keseluruhan, sehingga Allah akan membimbing kita dan membuat kita lebih sensitif satu sama lain.

Selamat memiliki kepekaan yang benar
dalam rangka menggenapkan rencana Allah dalam hidup Anda
sebagai hamba-Nya.

Referensi:
http://www.biblegateway.com/
http://www.cacmboston.org/pdf/resources/BeingSensitive.pdf
http://www.sabda.org/