Tahun 1995 Academy Award untuk Best Picture dimenangkan oleh film Braveheart. Film ini mengisahkan Skotlandia yang berjuang untuk kemerdekaan mereka melawan kekuasaan Kerajaan Inggris. Pemimpin pasukan ini dilingkupi oleh passion untuk memperoleh kemerdekaan bangsanya. Bagaimana passion semacam ini lahir dalam diri seseorang?

Apakah Anda tahu seseorang yang memiliki passion?

Di tengah pertempuran yang sulit dalam Perang Dunia II, Jenderal George Patton, salah satu pemimpin militer terbesar sepanjang masa, berkomentar tentang pertempuran itu demikian, “Tuhan, aku menyukainya!”
Raja Daud, juga seorang pejuang, berkata, “Tuhan, aku mencintaiMu!”
Anda ingin menjadi seperti yang mana? Mengapa?

Raja Daud adalah seorang pejuang yang penuh passion (2 Samuel 5:18-25, 21:15-22:4, 22:29-32, Mazmur 18:2-3, 18:30-40, 60:10). Bagaimana Daud mengungkapkan passion-nya untuk Tuhan?

Apa jenis passion yang Anda temukan pada pekerjaan Anda? Apakah Anda berpikir bahwa passion untuk Tuhan muncul begitu jarang di tempat kerja? Mengapa?

Dunia kerja Daud dan passion-nya untuk Allah terintegrasi dengan baik. Dia berkata, “Allah adalah gunung batuku, tempat aku berlindung, perisaiku, tanduk keselamatanku, kota bentengku, tempat pelarianku, juruselamatku” (2 Samuel 22:3). Jika dunia kerja atau sekolah atau hidup sehari-hari Anda dan passion Anda untuk Allah telah terintegrasi, seharusnya Anda dapat memilih kata-kata yang bisa Anda gunakan untuk melengkapi kalimat ini: “Allah adalah …..-ku.”

Jika passion Anda untuk Allah harus dinyatakan di dalam lingkup Anda bekerja atau belajar, apakah yang Anda ingin orang lihat dalam diri Anda?

Tips:
1. Berikan Allah 15 menit pertama setiap hari untuk menghidupkan kembali passion Anda.
2. Perhatikan bagaimana passion Anda dapat diungkapkan di tempat kerja.

Ciri-ciri orang yang memiliki passion dalam hubungannya yang intim dengan Allah:

1. Memiliki hidup yang bersemangat
Orang yang memiliki gairah hidup secara positif akan bersemangat menjalani hidup secara maksimal setiap harinya. Mereka tahu bagaimana menggunakan waktu dengan tepat. Mereka melihat keindahan dalam kehidupan sehari-hari, dan di semua ciptaan Tuhan. Mereka menyadari bahwa hakikat hidup tidak diidentikkan dengan hanya memiliki pikiran-pikiran cemerlang, namun lebih didefinisikan sebagai adanya tindakan nyata yang muncul dari pikiran-pikiran tersebut. Jadi, mereka menguasai pikiran mereka, dan sekaligus tindakan mereka. Tindakan dan perasaan mereka yang timbul sebagai akibat dari pikiran mereka memungkinkan mereka untuk menjalani hidup yang luar biasa sehingga mereka dapat menyenangkan hati Allah dan sesama mereka.

2. Tidak dapat dihentikan
Orang yang memiliki gairah hidup secara positif tak dapat dibendung dalam segala apa yang mereka lakukan. Mereka menyadari bahwa ketekunan itu tidak dapat diukur. Mereka juga tidak pernah menyerah hingga mencapai tujuan yang telah mereka tetapkan dan tidak peduli rintangan apa saja yang akan mereka hadapi. Mereka tidak membiarkan umpan balik negatif dari orang lain berdiri di antara mereka dan impian mereka. Mereka tahu bahwa untuk mendapatkan hal-hal yang baik membutuhkan waktu. Mereka menggunakan passion dari Allah sebagai alat untuk mencapai apa yang telah mereka tetapkan. Orang semacam ini tidak pernah menyerah. Mereka selalu bergerak maju, sampai mereka mencapai tujuan mereka.

3. Mengambil resiko
Orang yang memiliki gairah hidup secara positif akan mengambil resiko dengan perhitungan yang tepat, karena mereka mengetahui bahwa resiko adalah satu-satunya cara untuk tumbuh. Tanpa menghadapi resiko meskipun yang sangat kecil, mereka tidak akan tumbuh. Mereka menyadari bahwa mereka harus melangkah keluar dari kondisi nyaman (comfort zone) mereka saat ini untuk mencapai sesuatu. Dengan mohon hikmat dari Allah, mereka mengambil resiko untuk mencapai apa yang mereka pikirkan sebagai kehendak Allah dalam hidup mereka.

4. Tegas
Orang yang memiliki gairah hidup secara positif akan memiliki ketegasan dalam mengambil keputusan. Mereka memiliki intuisi, menggunakan penilaian yang baik, dan membuat keputusan yang baik serta cepat. Ketika dihadapkan dengan pilihan, mereka memanfaatkan pengalaman mereka sendiri di masa lalu maupun informasi dari luar dirinya, kemudian mereka akan menyaringnya dengan keterampilan berpikir kritis mereka untuk mengambil keputusan. Mereka memiliki keyakinan dalam pengambilan keputusan mereka, karena melandasinya dengan percaya mereka pada Allah yang hidup.

5. Fokus
Orang yang memiliki gairah hidup secara positif akan tetap fokus setiap saat. Mereka fokus pada mimpi dan tujuan mereka sampai hal-hal tersebut menjadi kenyataan. Mereka memutuskan apa yang mereka inginkan, bagaimana mereka akan mendapatkannya, dan kemudian fokus dengan sekuat tenaga mereka sampai mereka mewujudkannya. Mereka hanya membiarkan hal-hal yang masuk kehidupan mereka adalah hal-hal yang membantu mereka mencapai apa yang mereka telah tetapkan. Mereka mengembangkan paradigma yang kuat dengan menerima pikiran-pikiran yang bijaksana dari Firman Allah dalam rangka untuk membawa mereka lebih dekat ke tujuan Allah bagi mereka.

6. Kreatif
Orang yang memiliki gairah hidup secara positif akan memupuk dan memanfaatkan kreativitas mereka. Mereka menciptakan cara-cara untuk mencapai tujuan mereka dan untuk mengatasi kendala yang dihadapi. Mereka berusaha untuk berinovasi dan untuk menemukan cara-cara baru, yang lebih baik, dan yang mudah untuk melakukan sesuatu. Mereka menggunakan segala potensi kreatifitas yang telah dikaruniakan Allah pada mereka sehingga mereka dapat menemukan cara yang tepat untuk menggenapi rencana Allah dalam hidup mereka.

7. Mengubah diri menjadi lebih baik
Orang yang memiliki gairah hidup secara positif akan mengubah diri menjadi lebih baik. Mereka percaya diri, introspektif, mampu memandu diri sendiri dan mandiri. Mereka memeriksa pikiran dan jiwa secara teratur melalui Firman Allah, kemudian belajar untuk memahami maupun mengontrol setiap pikiran, perasaan, dan tindakan mereka. Mereka tahu di mana mereka berada di hadapan Allah, dan mereka tahu kemana mereka akan pergi. Mereka terus ingin bertumbuh makin serupa Tuhan Yesus dengan menjadi pribadi yang lebih baik dari hari ke hari untuk memuliakan nama-Nya.

8. Penguasaan bawah sadar
Orang yang memiliki gairah hidup secara positif telah menguasai pikiran bawah sadar mereka sendiri. Mereka menyadari bahwa setiap pikiran dan tindakan adalah hasil dari apa yang telah dimasukkan ke dalam pikiran mereka. Mereka memiliki kebiasaan dan citra diri yang positif melalui perenungan akan Firman Allah, sehingga segala sesuatu yang dihasilkan oleh pikiran mereka dapat selaras dengan bijaksana Allah yang Allah mau untuk mereka miliki.

Disadur dengan penyesuaian dari:
1. http://www.swapmeetdave.com/Bible/Passion.htm
2. http://selfevolution.net/positively_passionate_people.html